Belajar Pemrograman C #02: Struktur Dasar dan Aturan Penulisan Program C yang Harus dipahami

Belajar Pemrograman C #02: Struktur Dasar dan Aturan Penulisan Program C yang Harus dipahami
Belajar Pemrograman C #02: Struktur Dasar dan Aturan Penulisan Program C yang Harus dipahami

Bagaimana bentuk stuktur dasar program C?

Mari kita perhatikan program C berikut ini:

#include <stdio.h>

int main(){
    printf("Hello World!");
    return 0;
}

Ini adalah struktur dasar

Jika kamu baru pertama kali melihat program ini, barangkali akan menyanyakan banyak hal.

Seperti:

  • Apa itu #include <stdio.h>?
  • Apa itu int?
  • Apa itu main?
  • apa itu printf?
  • dll.

Struktur Dasar Program C

Setiap kita ingin membuat program C, kita harus menuliskan struktur seperti berikut ini:

#include <stdio.h>

int main(){
    // kode atau logika program kita di sini
    return 0;
}

Ini adalah struktur dasar yang wajib dipahami.

Kalau kita perhatikan, struktur program tersebut dibagi menjadi dua bagian utama:

  1. Bagian Include;
  2. Blok Fungsi Main.

 

 

Mari kita bahas lebih detail

 

Apa Itu #Include??

Di baris paling awal, terdapat kode #include. Perintah #include digunakan untuk memasukkan sebuah file khusus yang memungkinkan kita mengakses berbagai fitur tambahan dalam bahasa C.

Dalam contoh diatas, file stdio.h berisi kode program agar nantinya kita bisa mengakses perintah printf. File stdio.h sendiri merupakan singkatan dari Standard Input/Output.

Dengan kata lain, agar di dalam kode program nanti kita bisa menggunakan perintah printf, dibagian paling atas kode program C harus terdapat baris #include <stdio.h>. File include ini juga sering disebut sebagai header file, dan karena itu pula menggunakan akhiran .h.

Bahasa C menerapkan konsep modular, dimana fitur-fitur yang ada di pecah ke berbagai file. Jika ingin menggunakan perintah tertentu, panggil header file yang sesuai.

Hasilnya, ukuran file program yang ditulis menggunakan bahasa C menjadi efisien. Kita hanya perlu menggunakan header file yang dibutuhkan saja. Namun kebalikannya, setiap ingin menggunakan perintah tertentu, harus men-include-kan file header yang dibutuhkan.

 

Apa Fungsi main() ?

Fungis main() adalah fungsi utama dalam program. Fungsi ini akan dieksekusi pertamakali saat program dijalankan.

Karena itu, kita harus menuliskan logika program di dalam fungsi ini.

Pada contoh di atas kita membut fungsi main dengan deklarasi seperti ini:

int main(){
    //...
    return 0
}

Maksud dari int di depan main adalah tipe data yang akan dikembalikan. Maka di dalam fungsi main(), wajib kita sertakan return 0. Artinya, fungsi main akan mengembalikan nilai 0 setelah selesai dieksekusi.

Cara lain kita bisa menggunakan void.

Contoh:

void main(){
    //...
}

void artinya tidak ada (kosong). Jika kita menggunakan void, maka kita tidak perlu menuliskan kata kunci return di akhir fungsi. Karena fungsi void tidak akan mengembalikan nilai apapun.

 

Penulisan Statment??

Penulisan Statment ialah berisi perintah perintah, Setiap baris perintah (statement) dalam bahasa C harus diakhiri dengan tanda titik koma ( ; ).

Berikut beberapa contoh statement dalam bahasa pemrograman C:

1
2
3
4
5
6
x = 6;              
y = "Duniailkom";    
z = 5+3;            
2+3;                
puts("Duniailkom");
root2 = sqrt(49);

Sebuah statement tidak harus mencakup satu baris. Perintah kondisi seperti if else dan perulangan (looping) bisa mencakup beberapa baris, dan ini dianggap sebagai satu statement:

1
2
3
if( x == "Duniailkom") {
 printf("Belajar Bahasa C di Duniailkom");
}

Statement yang terdiri dari beberapa baris seperti ini, biasanya diawali dengan tanda kurung kurawal ” { ” dan diakhiri dengan tanda ” } “. Bagian ini juga sering disebut sebagai blok kode program.

 

Blok Kode Program?

Blok kode adalah kumpulan statement atau ekspresi. Blok kode pada prgram C dibungkus dengan kurung kurawal { ... }.

Contoh blok kode:

if (x == y) {
    // di dalam sini adalah blok kode
    // sampai akhir kurung
}

for (int i = 0; i < 10; i++){
    // di dalam sini adalah blok kode
    // sampai akhir kurung
}

Kita akan banyak menggunakan blok kode untuk membungkus beberapa statement di dalam blok ifforwhiledo/while, fungsi, dll.

 

Penulisan Komentar

Komentar atau comment adalah ‘kode program’ yang ditambahkan untuk memberi keterangan/penjelasan mengenai cara kerja program. Komentar tidak akan diproses oleh compiler C dan berfungsi untuk memberi keterangan tambahan (terutama jika kode program yang ditulis cukup rumit)

Untuk membuat komentar di dalam kode program bahasa C, menggunakan tanda / dan /. Seluruh karakter yang ada diantara kedua tanda ini akan dianggap sebagai komentar dan diabaikan pada saat proses compiler.

Berikut contoh penulisan komentar dalam bahasa C:

1
2
3
4
5
6
7
#include <stdio.h>
int main(void)
{
  /* Tampilkan pesan Hello World */
  printf("Hello, World!\n");
  return 0;
}

 

No Comments

    © 2023 vishal majumdar - wordpress theme by. Crypto tech news 24. Wooden blinds in dubai.